Cari

Read more: http://impoint.blogspot.com/2013/01/cara-membuat-kotak-search-box.html#ixzz2QsxbHPnU Dilarang copy paste artikel tanpa menggunakan sumber link - DMCA Protected Follow us: @ravdania on Twitter | pemakan.worell on Facebook

Minggu, 20 Oktober 2013

Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja

1.      Pendahuluan

Setiap manusia tidak terlepas dari kehidupan di sekelilingnya, karena manusia adalah makhluk yang tak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Itulah yang menjadi sebab, manusia senang untuk membuat organisasi baik organisasi politik maupun organisasi social lainnya. Organisasi merupakan element yang amat diperlukan dalam kehidupan manusia. Dengan organisasi manusia dapat melaksanakan hal – hal atau kegiatan – kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan dengan baik secara individu atau sendiri.
Pada dasarnya kemampuan manusia dan kebutuhan manusia saling bertolak belakang. Kebutuhan manusia yang tidak terbatas tidak dapat terpenuhi karena kemampuan manusia yang terbatas.  Oleh karena itu manusia membentuk suatu perkumpulan dengan individu lain untuk bekerja sama mencapai tujuan yaitu dapat memenuhi kebutuhannya. Agar tujuan tersebut dapat tercapai manusia membuat pengorganisasian, pengarahan, pemotivasian maupun pengendalian yang baik dari individu itu sendiri dalam melakukan sesuatu yang ingin direalisasikannya.

2.     Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja

2.1   Organisasi
Organisasi berasal bara bahasa yunani organon (ὄργανον), yang berarti alat. Secara harfiah organisasi diartikan sebagai suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan manfaat terhadap lingkungan sekitarnya. Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan satu sama lain. Rasa keterkaitan ini muncul karena adanya kesamaan visi dan misi serta tujuan dalam suatu organisasi.

2.1.1       Definisi Organisasi Menurut Para Ahli
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber (uang, material, lingkungan) sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
  • Menurut James D. Mooney : organisasi adalah suatu bentuk kerjasama manusia untuk pencapaian tujuan bersama.
  • Menurut Thester I. Bernard : organisasi merupakan suatu sistem kerjasama dari 2 orang atau lebih, sesuatu yang tak terwujud dan tidak bersifat perseorangan dan sebagian besar mengenai hal-hal hubungan.
  • Menurut J. M. Gaus : organisasi adalah tata hubungan antar orang-orang untuk dapat memungkinkan tercapainya tujuan bersama dengan adanya pembagian tugas dan tanggung jawab.
  • Organisasi adalah alat untuk tercapainya tujuan dari sebuah Hubungan manajemen dan organisasi manajemen.
2.1.1      2.1.2          Manfaat Organisasi
  1. Untuk mencapai sebuah tujuan : Organisasi dibentuk dari tujuan-tujuan bersama yang berkaitan, maka pencapaian tujuan yang dilakukan oleh orang banyak atau dalam artian anggota sebuah kelompok lebih berpeluang untuk mencapai tujuan yang lebih maksimal dan efektif.
  2. Melatih mental bicara di publik : mental berbicara didepan umum tidak setiap orang bisa peroleh dengan mudah, harus dengan pelatihan lama dan berkala. Sebuah organisasi, kelompok belajar, atau kelompok studi ilmiah bagi para mahasiswa adalah sebuah wadah yang tepat untuk pengembangan public speaking.
  3.  Untuk memecahkan masalah : karena dalam sebuah organisasi permasalahan adalah hal yang sangat sering terjadi, entah karena perbedaan pendapat atau permasalahan dalam segi fiskal sebuah kelompok. Pemecahan dari setiap permasalahan yang ada mengajarkan bagaimana harus bersikap dan menyikapi permasalahan yang ada dalam kehidupan masyarakat yang lebih kompleks dan majemuk.
  4. Sebagai ajang atau tempat berkumpulnya individu untuk mewujudkan tujuannya.
2.2        Manajemen
Manajemen merupakan suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. Manajemen diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai keberhasilan tujuan . dalam kehidupan sehari - hari manajemen harus terkordinir dengan baik. Contoh manajemen di kehidupan sehari - hari ialah mengatur kehidupan rumah tangga,suami ataupun istri harus kompak dalam membangun keluarga yang baik,baik dalam keuangan , komunikasi agar keluarga tetap harmonis .

2.2.1  Pengertian Manajemen
Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal.  Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. 
  • Menurut Dr. SP. Siagian dalam buku “Filsafat Administrasi” Management dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui oranglain.
  • Menurut Prof. Dr. H. Arifin Abdulrachman dalam buku “Kerangka Pokok-Pokok Management” diartikan sebagai
    • kegiatan-kegiatan/aktivitas-aktivitas,
    • proses, yakni kegiatan dalam rentetan urutan-urutan,
    • insitut/orang-orang yang melakukan kegiatan atau proses kegiatan.
  • Menurut Ordway Tead yang disadur oleh Drs. HE. Rosyidi dalam buku “Organisasi dan Management “ mendefinisikan proses dan kegiatan pelaksanaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggaraan tugas suatu organisasi di dalam mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan.
  •  Menurut Marry Parker Follet, manajemen adalah sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui oranglain.
  • Menurut James A.F. Stonner manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang ditetapkan.
  • Menurut Drs. Oey Liang Lee manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
  • Menurut R. Terry Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.
  • Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

2.2.2 Manfaat Manajemen
Luther gullicik mengatakan fungsi manajemen adalah sebagai perencanaan, organisasi, staf, penggerakan, pengarahan, pemimpin, motivasi, pengoordinasian, pengendalian, laporan, operasional yang digunakan dan pembinaan dalam bekerja, Namun pada intinya tetap sama bahwa fungsi manajemen yaitu :
  1. Forecasting atau peramalan terhadap rencana yang akan dibuat. Tujuannya agar bisa memperkirakan apakah tujuan tersebut harus dilakukan atau sebaiknya tidak perlu dilakukan.
  2. Planning yang berarti rencana. Setelah diprediksi dan mendapatkan hasilnya, maka membuat rencana dari mulai pertama hingga akhir. Pemikiran tentang apa yang akan dibuat dan dikerjakan adalah hal yang paling utama dalam suatu kegiatan. Pemikiran tentang keputusan yang akan dipilih, dari mana sumber yang akan didapat serta bagaimana pengerjaannya, semua itu termasuk di dalamnya.Pertanyaan yang dijawab oleh diri kita sendiri adalah langkah yang terdapat dalam proses perencanaan, dan pertanyaan tersebut bisa diawali dengan bagaimana cara memulainya hingga akhir yang harus dilewati. Beberapa pertanyaan tersebut misalnya apa yang harus dilakukan, mengapa melakukan itu, bagaimana caranya dan memulainya, kapan harus dilaksanakan dan dimana itu terjadi.
  3. Organisasi yang bertujuan sebagai tim dalam pelaksanaan kegiatan yang ingin dikerjakan, sehingga pelaksanaan dapat dengan mudah dikerjakan
  4. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha.
2.3. Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah suatu cara bagaimana agar sumber – sumber yang tersedia dapat digunakan dengan waktu yang tersedia dan dapat digunakan dengan cara teratur dan terarah dalam melakukan kegiatan manajemen.

2.3.1  Manfaat Tata Kerja
Tata kerja yang teratur serta terarah membuat proses berlangsungnya kegiatan manajemen semakin baik, tata kerja merupakan proses kegiatan kerja yang dilakukan secara ilmiah dan praktis, selain itu pemakaian tata kerja juga dapat ditujukan untuk:
a. Menghindari terjadinya pemborosan dalam pendayagunaan sumber – sumber waktu yang tersedia.
b. Menjamin pembagian kerja serta waktu secara terkoordinasi.
c. Menghindari masalah – masalah yang ada serta kesimpangsiuran dalam proses tujuan yang ingin tercapai.

3 .  Analisis Hubungan Manajemen, Organisasi dan Tata Kerja

Organisasi merupakan unsur yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dengan beberapa alasan, seperti organisasi digunakan untuk mendapatkan sesuatu yang tidak mungkin dapat kita lakukan sendiri. Dengan bekerja sama individu-individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang akan sulit untuk dicapai jika dilakukan seorang diri, organisasi dapat menyediakan pengetahuan yang berkesinambungan serta dapat menjadi sumber karier yang penting.
Disamping organisasi, diperlukan juga usaha-usaha untuk mengelola kegiatan dan orang-orang maupun unsur lainnya yang ada didalam organisasi agar tujuan organisasi tersebut dapat tercapai dengan lebih baik. Semua bentuk organisasi dimana orang-orang bekerja bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan, membutuhkan manajemen. Manajemen diperlukan organisasi agar usaha pencapaian tujuan menjadi lebih mudah. Karna manajemen menjelaskan perlunya proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor yang diperlukan . Manajemen berasal dari kata manage yang berarti mengatur dan diartikan sebagai koordinasi semua suber daya melalui fungsi-fungsi yang ada di dalam manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Fungsi- fungsi tersebut meliputi fungsi perencanaan (plan), fungsi organisasi (Organization), fungsi pelaksanaan (Act), dan fungsi pengawasan (Controling).  Dalam managemen terdapat enam aspek yang diatur dapat disingkat dengan 6M yaitu, Man, Money, Machine, Material, Method, dan Market. Selain itu di dalam menajemen juga terdapat hal-hal yang harus ada yaitu Tujuan, Proses, Keahlian serta adanya pihak yang diatur dan pihak yang mengatur.
Selain Manajemen, agar tujuan dalam suatu organisasi dapai tercapai diperlukan juga sebuah tata kerja atau  dapat disebut juga dengan metode. Metode atau tatakerja merupakan suatu cara atau pola agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencapai tujuan dari sutu organisasi. Dengan tat kerja suatu organisasi dapat menghindari terjadinya pemborosan dalam penyalahgunaan sumber daya, serta menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Sehingga dapat disimpulkan bahawa hubungan antara organisasi, manajemen dan tata kerja adalah sebagai berikut. Organisasi merupakan sekumpulan dari orang- orang yang memiliki pandangan yang sama sehingga bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam proses pencapaian tujuan tersebut tentunya diperlukan suatu manajemen yang mengelola kegiatan, sumberdaya dan unsure unsure lainnya dalam organisasi tersebut. Dalam proses pengelolaan manajemen diperlukan cara-cara atau pola untuk memanfaatkan sumber daya, tenaga dan waktu seefisien mungkin untuk mencapai tujuan dari organisasi. Jadi peranan manajemen dan tata kerja tidak dapat terpisah dari organisasi.

Referensi :
  • http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/pengantar_organisasi_dan_metode/bab1_arti_penting_organisasi_dan_metode.pdfTeori Organisasi Struktur, Desain, dan Aplikasi, (Jakarta: Arcan: 1994),
  •  Teori-Teori Belajar. Jakarta: Penerbit Erlangga
  • Wikipedia : id.wikipedia.org
  •  Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta : Gramedia.Hlm.75 sumber dari wikipedia




Senin, 07 Oktober 2013

Watch Diabolik Lovers



Type: TV
Episodes: 12
Status: Currently Airing
Aired: Sep 16, 2013 to ?
Producers: Frontier Works, Idea Factory, Zexcs, Showgate
Genres: Shoujo, Vampire
Duration: 15 min. per episode
Rating: PG-13 - Teens 13 or older
Credit : AWSubs
Diabolik Lovers (ディア ボ リック ラヴァーズ ) awalnya adalah visual novel Jepang dan mulai dirilis pada tanggal 11 Oktober 2012 untuk PlayStation Portable.
Diabolik Lovers merupakan serial anime  televisi yang diadaptasi, dari sebuah otome game. Game ini diproduksi oleh zexcs dan disutradarai oleh Atsushi Matsumoto, mulai ditayangkan pada 16 September 2013. Diabolik Lovers diklasifikasikan sebagai permainan otome, yaitu pemain mengambil peran karakter wanita utama, Yui Komori (小森 ユイ Komori Yui), yang dapat memilih dari berbagai karakter laki-laki.

Dalam game Diabolik Lovers, setiap karakter yang dimainkan ini dibagi menjadi tiga bagian: Dark, Maniac dan ekstasi. Masing-masing tiga bagian dibagi menjadi prolog, sepuluh subbagian, dan epilog. Ada tiga ending yang mungkin untuk masing-masing karakter.

Dalam serial Diabolik Lovers Dikisahkan  Komori Yui, seorang siswa SMA biasa - termasuk seorang anak aneh, karna hal-hal supranatural terjadi padanya. Namun,Yiu selalu mampu mempertahankan pandangan positif terhadap kehidupan. Pada tahun kedua SMA-nya, ayah Yui,  terpaksa pindah kesuatu tempat karena bekerja. Karan itu Yui terpaksa pindah ke kota baru dan sekolah malam untuk orang kaya dan terkenal. Yui Harus tinggal disebuah rumah yang misterius dan Yui harus tinggal dengan enam saudara laki-laki yang tidak benar-benar manusia.

Karakter


  • Yui Komori (小森 ユイKomori Yui ? )
Seiyuu : Rie Suegara ( anime )

Dia adalah seorang mahasiswa 17 tahun yang tinggal bersama ayahnya , yang memiliki gereja . Dia dipaksa untuk hidup di sebuah rumah dengan enam orang misterius yang sebenarnya adalah vampir . Pada awalnya dia tidak percaya mereka adalah nyata tetapi akhirnya di kemudian hari ia percaya. Dalam perjuangan untuk bertahan hidup dia memutuskan untuk tinggal bersama mereka , dengan rasa takut diserang oleh masing-masing dari mereka .
Dalam episode pertama dari adaptasi anime ia mengungkapkan bahwa dia diadopsi. Tetapi kemudian diketahui bahwa ibu si kembar tiga ( Cordelia )  hatinya ada dalam tubuh Yui , itulah sebabnya mengapa semua orang menjadi tertarik untuk meminum darah Yui .


  • Shu Sakamaki (逆 巻 シュウSakamaki Shu ? )
Seiyuu : Kosuke Toriumi

Shu adalah putra tertua dari rumah tangga Sakamaki. Shu muncul di adegan pertama ( prolog ) Diabolik Lovers ketika Yui pertama kali tiba dan berbicara dengannya tentang " orang itu " yang menghubungi mereka untuk membiarkan dia tinggal dengan mereka dan memperlakukan dia sebagai tamu . Shu biasanya terlihat tidur atau tertidur di ruang tamu atau ruang musik sekolah.
Menurut siswa sekolah , Shu adalah pemilik ruang musik karena selau ada disana . Apatis dan malas , Shu adalah seseorang yang tidak mencintai apapun selain musik . Dia cukup malas untuk melakukan apa-apa , dan Yui perlu melakukan banyak hal untuk membuatnya bangun dan melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri . Shu mencintai musik klasik , mulai dari piano ke biola . Dia sekarang agak bosan dengan kehidupan karena masa lalunya .
Meskipun Shu menjadi anak tertua ia tidak bertanggung jawab untuk menjaga lima saudaranya dan rumah, ia  melimpahka semua pekerjaan ini untuk Reiji .


  • Reiji Sakamaki (逆 巻 レイジSakamaki Reiji ? )
Seiyuu : Katsuyuki Konishi

Reiji adalah putra kedua dari saudara Sakamaki . Dia selalu berbicara dengan sopan seolah-olah ia seorang kepala pelayan . Dia menghargai aturan dan tuntutan bahwa mereka diikuti oleh orang lain , tapi ia memiliki banyak aturan yang aneh.
Reiji memilih untuk menjadi penanggung jawab rumah meskipun ia adalah putra kedua . Reiji memiliki sikap yang sangat sopan dan hampir selalu bertindak seperti pria ( kecuali dia berurusan dengan perilaku Ayato) . Reiji sangat rapi dengan segala hal dan ingin menjaga semuanya serapi dan seaman mungkin .
Meskipun sopan , ia adalah orang yang sangat ketat . Reiji adalah orang yang mengurus rumah tangga dan semua saudara muda termasuk Shu , putra tertua. Meskipun ia biasanya lembut , ia juga sadis dan suka menggunakan kata-kata yang agak kasar .



  • Ayato Sakamaki (逆 巻 アヤトSakamaki Ayato ? )
Seiyuu : Hikaru Midorikawa

Ayato adalah putra ketiga dari saudara Sakamaki dan tertua dari tiga triplet. Ayato adalah yang pertama muncul dalam prolog pertama di mana Yui tiba di rumah Sakamaki, saat ia tidur . Ia menyebut dirinya sebagai " Ore -sama " ( cara - terlalu percaya diri dan narsis untuk mengatakan " saya" dalam bahasa Jepang ) dan ia menyebut Yui " Chichinashi " (secara harfiah berarti tidak ada payudara, dada datar ) . Ayato suka menggoda dan membuat Yui cemas . Ayato cukup pemberontak. Ia juga tipe yang selalu sesumbar tentang dirinya sendiri , kadang-kadang memerintahkan semua orang untuk memanggilnya Ayato -sama . Selain itu selera makanya sangat banyak, dan sangat mencintai takoyaki .
Ayato sangat menyenangkan . Dia senang bermain-main dengan Yui , memanggil nama nya seperti chinchinashi dan membuatnya takut . Dia juga sangat dominan dan posesif atas Yui , tidak membiarkan siapa pun menyentuhnya. Dia adalah orang iseng dan anak yang sangat narsis , selalu mengklaim menjadi yang terbaik dalam segala hal. Dia cenderung mengelabui Yui dan akhirnya jatuh ke permainan kecilnya.


  • Kanato Sakamaki (逆 巻 カナトSakamaki Kanato ? )
Seiyuu : Yuki Kaji

Kanato adalah putra keempat dari saudara Sakamaki dan tertua kedua dari kembar tiga dan dia biasanya disebut sebagai " masalah triplet " . Kanato cenderung sering menangis dan marah ketika dia tidak mendapatkan apa yang dia inginkan . Dia selalu menuntut untuk segera mendapatkan yang ia inginkan, dan ketika dia tidak mendapatkan itu , sikapnya akan berubah drastis . Kanato suka makan permen , terutama kue . Dia tidak akan meninggalkan kamarnya tanpa membawa Teddynya yang sangat berharga , sahabatnya. Dia berbicara sopan tapi kasar.


  • Raito Sakamaki (逆 巻 ライトSakamaki Raito ? )
Seiyuu : Daisuke Hirakawa

Raito adalah anak kelima dari saudara Sakamaki dan merupakan bungsu dari triplet. Laito bertindak sangat menyimpang , dan alam sesat nya telah menyebabkan dia ditunda berkali-kali dari sekolah . Laito merupakan seorang masokis ekstrim dan sangat sadis . Dia selalu ceria dan suka bercanda ,dan mirip dengan Ayato ketika menggoda Yui . Namun , kepribadiannya tiba-tiba berubah ketika sesuatu berjalan melawan keinginannya , biasanya ketika Yui terlalu menantang di sekelilingnya . 


  • Subaru Sakamaki (逆 巻 スバルSakamaki Subaru ? )
Seiyuu : Takashi Kondō

Subaru adalah anak keenam dan termuda dari saudara Sakamaki . Subaru pertama muncul dalam prolog adegan pertama Diabolik Lovers ketika Yui pertama kali tiba . Ia menunjukkan dirinya ketika ia mencium bau manusia dan mengatakan Yui mengganggu tidurnya yang berharga dan pergi untuk mencari sumber dari bau itu . Dia biasanya sendirian dan tidak pernah peduli tentang yang terjadi di sekelilingnya , Subaru adalah tipe pendiam. Namun, ia mudah marah dan selalu menggunakan kekerasan  untuk menghancurkan segalanya ketika ia sedang sangat marah. Dia juga sadis , tetapi meskipun begitu, kadang-kadang ia bisa menjadi sangat manis .



Minggu, 06 Oktober 2013

Tugas Saya : Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja

Dalam artikel ini saya akan menuliskan pemahaman saya terhadap hubungan antara Organisasi, Manajemen dan Tata Kerja. Apa yang anda ketahui tentang organisasi? Organisasi merupakan hal yang tidak asing lagi bagi kita. Sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, manusia membentuk suatu oraganisasi tertentu untuk mengapai sebuah tujuan. Lalu, apakah arti organisasi? Organisasi dapat diartikan sebagai kumpulan beberapa orang yang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi dalam bentuk apapun akan selalu ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Organisasi merupakan unsur yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dengan beberapa alasan, seperti organisasi digunakan untuk mendapatkan sesuatu yang tidak mungkin dapat kita lakukan sendiri. Dengan bekerja sama individu-individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang akan sulit untuk dicapai jika dilakukan seorang diri, organisasi dapat menyediakan pengetahuan yang berkesinambungan serta dapat menjadi sumber karier yang penting.

Disamping organisasi, diperlukan juga usaha-usaha untuk mengelola kegiatan dan orang-orang maupun unsur lainnya yang ada didalam organisasi agar tujuan organisasi tersebut dapat tercapai dengan lebih baik. Semua bentuk organisasi dimana orang-orang bekerja bersama mencapai tujuan yang telah ditetapkan, membutuhkan manajemen. Manajemen diperlukan organisasi agar usaha pencapaian tujuan menjadi lebih mudah. Karna manajemen menjelaskan perlunya proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor yang diperlukan . Manajemen berasal dari kata manage yang berarti mengatur dan diartikan sebagai koordinasi semua suber daya melalui fungsi-fungsi yang ada di dalam manajemen untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Fungsi- fungsi tersebut meliputi fungsi perencanaan (plan), fungsi organisasi (Organization), fungsi pelaksanaan (Act), dan fungsi pengawasan (Controling).  Dalam managemen terdapat enam aspek yang diatur dapat disingkat dengan 6M yaitu, Man, Money, Machine, Material, Method, dan Market. Selain itu di dalam menajemen juga terdapat hal-hal yang harus ada yaitu Tujuan, Proses, Keahlian serta adanya pihak yang diatur dan pihak yang mengatur.

Selain Manajemen, agar tujuan dalam suatu organisasi dapai tercapai diperlukan juga sebuah tata kerja atau dapat disebut juga dengan metode. Metode atau tatakerja merupakan suatu cara atau pola agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencapai tujuan dari sutu organisasi. Dengan tat kerja suatu organisasi dapat menghindari terjadinya pemborosan dalam penyalahgunaan sumber daya, serta menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.


Sehingga dapat disimpulkan bahawa hubungan antara organisasi, manajemen dan tata kerja adalah sebagai berikut. Organisasi merupakan sekumpulan dari orang- orang yang memiliki pandangan yang sama sehingga bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam proses pencapaian tujuan tersebut tentunya diperlukan suatu manajemen yang mengelola kegiatan, sumberdaya dan unsure unsure lainnya dalam organisasi tersebut. Dalam proses pengelolaan manajemen diperlukan cara-cara atau pola untuk memanfaatkan sumber daya, tenaga dan waktu seefisien mungkin untuk mencapai tujuan dari organisasi. Jadi peranan manajemen dan tata kerja tidak dapat terpisah dari organisasi.

Kamis, 09 Mei 2013

Kegelisahan


Dalam kehidupan manusaia ada kebahagia, kesedihan dan banyak persoalan hidup lainnya. Persoalan hidup tersebut dapat menimbulkan kegelisahan. kegelisahan timbul karena suatu permasalahan yang sedang dihadapi oleh seorang manusia. Rasa takut yang berlebihan terhadap permasalahan yang dihadapinya dapat menimbulkan kegelisan. Mausia cenderung merasa gelisah ketika mereka berhadapan degan permasalahan yang tidak dapat mereka selesaikan. Permasalahan tersebut selalu terbayang dalam pikiran mereka setiap saat sehingga menimbulkan suatu perasaan was- was dan takut. Perasaan inilah yang kita definisikan dengan kegelisahan. Seseorang yang sedang gelisah dapat kita ketahui dari perilakunya sehari-hari. Mereka cenderung banyak melamun dan panik dalam menghadapi suatu persoalan. Kegelisahan timbul bukan hanya  karena suatu permasalahan. Kegelisahan yang terjadi dapat mengganggu aktifitas kita sehari-hari. Rasa gelisah yang berlebihan dapat mengganggu aktifitas kita sehari-hari. Untuk mengurangi rasa gelisah kita dapat menceritakan masalah kita kepada orang yang dapat kita percaya dan memikirkan solusinya.
Rasa gelisah dapat memancing seseorang menjadi emosional. Rasa emosional tersebuta dapat merubah karakter seseorang. Emosi yang tidak dapat terkendali ditambah dengan rasa yang gelisah yang berlebihan akanmembuat interaksi kita menjadi tidak baik. Oleh karena itu kita harus segera mengatasi rasa gelisah kita dan mengatasi permasalahan yang sedang kita hadapi agar tidak menggu aktifitas lain kita.

Rabu, 01 Mei 2013

Tanggung Jawab


Di dalam dunia kerja kita slalu dihadapkan dengan permasalahan – permasalahan yang menuntut tanggung jawa kita didalamnya. Semakin besar peran kita dalam sebuah perusahaan maka semakin besar pula tanggung jawab yang kita pikul. Tanggung jawab adalah sebuah bentuk tindakan wajib bagi seseorang dimana ia menanggung segala sesuatu yang menjadi kewajibannya. Rasa tanggung jawab perlu kita pupuk dalam diri kita karena rasa tanggung jawab merupakan modal kita untuk menuju kesuksesan. Jika ada suatu permasalahan yang menuntut pertanggung jawaban kita, kita harus menghadapi persoalan tersebut dengan lapang dada. Meskipun tanggung  jawab merupkan kewajiban kita, terkadang hal tersebut sulit untuk kita laksanakan. Rasa takut selalu menghantui kita saat kita harus mempertanggung jawabkan suatu perkara. Untuk menghadapinya kita perlu menanamkan sikap sportif dalam diri kita bahwa jika kita melakukan kesalahan maka kita hurus siap menghadapi konsekuensinya. Jalan hidup tidak selamanya mulus. Keulitan pasti datang dan mengganggu hidup. Namun seperti itulah kehidupan. Kesulitan dan cobaan merupakan suatu ujian yang pastinya mempunya nilai. Saat kita menghadapi permasalahan  dan dituntut untuk bertanggung jawab maka disitulah terjasi suatu proses yang sangat berharga dalam hidup kita. Proses yang sangat berharga itu adalah proses pendewasaan. Setiap kali dihadapkan dengan suatu permasalahan kita dituntut untuk dapat menyelesaikan dan mencari jalan keluar dari permasalah tersebut.  Disanalah proses pendewasaan terjadi. Kita diajarkan untuk lebih bijak dalam menghadapi persoalan hidup. Kesulitan yang selama ini kita hadapi merupakan sebuah pembelajaran yang akan membuat kita lebih kuat dalam menghadapi kehidupan.
Tapi bagaimana jika kita tidak dapat mempertanggung jawabkan  persoalan yang sedang dihadapi?
Setiap pertanyaan pastilah mempunyai jawaban. Jika kita tidak menemukanya bukan berarti jawaban itu tidak ada, jawaban itu tetap ada tetapi kita belum berhasil menemukannya. Begitu juga dengan pertanggung jawaban terhadap permasalahan yang kita hadapi. Kita pasti bisa mempertanggung jawabkan persoalan itu, tapi mungkin kita butuh waktu untuk berfkir dan merenungi kesalahan kita sejenak agar kita dapat mencari solusi dan mempertanggung jawabkan peroalan itu.
Namun bukan hanya dalam dunia kerja saja kita dituntut untuk bertanggung jawab, dalam kehidupan sehari –hari pun kita memiliki tanggung jawab. Kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Apa yang akan terjadi dalam hidup kita, akan sepertiapa kita nanti , itu semua tergantung pada tanggung jawab kita terhadap diri kita. Dengan tanggung jawab terhadap diri kita, kita tidak akan membiarkan diri kita terjerumus dalam suatu persoalan dan membuat kita menyesal pada akhinya.
Seseorang yang bertanggung jawab pada dirinya akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan selalu memikirkan sebab akibatnya sebelum ia melangkah. Bertanggung jawablah pada diri kita sendiri dan pada segala hal yang kita kerjakan agar kita sukses dimasa depan.

Kamis, 25 April 2013

Pandangan Hidup Dalam Kehidupan Manusia


Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang menjadi tuntunan dalam setiap kesehariaannya. Lalu apa sebenarnya makna pandangan hidup itu sendiri? Pandangan hidup adalah pendapat atau petrimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pandangan hidup setiap manusia pastilah berbeda beda tergantung pada situasi, kondisi dan lingkungannya. Pandangan hidup berkaitan erat dengan cita-cita. Cita-cita membuat seseorang menjadi bersemangat dan memiliki arah dalam menjalani kehidupan. Dengan cita -cita yang ia memiliki manusia bisa mengetahui kemana arah tujuan hidupnya.  Menusia merangkai mimpinya dan berusa untuk mewujudkannya dalam kehidupan. Seperti halnya para pahlawan kita dahulu. Saat masih dalam penjajahan bangsa lain, mereka bermimpi ingin memiliki bangsa yang merdeka. Meskipun saat itu mimpi itu sangat sulit untuk dicapai tetapi dengan cita-cita dan keinginan untuk merdeka, bangsa Indonesia nengupayakan segala cara untuk meraih mimpinya itu. Mimpi itulah yang  membuat bangsa Indonesia pada saat itu mempunyai arah dan tujuan hidup untuk lebih baik dan merdeka. Mimpi itulah yang memupuk semangat para pejuang untuk membela tanah air kita sehingga dapat keluar dari belenggu penjajahan dan akhirnya saat ini kita merdeka. Bayangkan jika pada saat itu bangsa kita tidak memiliki pandangan hidup dan cita-cita untuk merdeka. Mungkin saat ini kita tidak akan merdeka. Begitu juga dengan kehidupan kita. Meskipun kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dimasa depan nanti tetapi kita tetap harus mengupayakan apa yang selama ini kita impikan dan cita-citakan. Usaha dan impian itulah yang akan membawa kita pada kesuksesan dimasa depan nanti. Setelah kita mengupayakan impian kita semaksimal mungkin barulah kita bertawakal dan menyerahkan semua keputusa pada Tuhan yang Maha Esa. Yakinlah bahwa dalam setiap kegagalan yang kita temui pastilah mengandung hikmah yang dapat kita jadikan pelajaran agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya. Hidup adalah sebuah misteri, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada hidup kita. Kita mungkin sudah mengupayakan sesuatu yang memang menjadi cita-cita kita, tetapi terkadang Tuhan berkehendak lain sehingga apa yang selama ini kita cita-citakan tidak dapat kita raih. Meskipun begitu manusia sudah seharusnya memiliki cita-cita dan harapan dalam hidupnya. Walaupun kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi di esok hari, tetapi manusia tidak akan seutuhnya hidup tanpa pandangan hidup dan cita-cita. Kita tentunya harus tahu kemana arah hidup kita agar kita tidak salah langkah dalam menjalani kehidupan. 

Rabu, 17 April 2013

Mencari Keadilan Yang Tersembunyi


”Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar.” Itulah sepenggal kalimat yang saya dapatkan saat saya berusaha mencari definisi dari keadilan. Lalu sebenarnya apa yang dimaksud keadilan? Menurut saya keadilan adalah kondisi dimana seseorang mendapatkan sesuatu yang memang menjadi haknya dan menerima sanksi sesuai dengan kesalahan yang ia perbuat. Dalam mitologi yunani kuno, keadilan dilambangkan dengan seorang gadis yang tertutup matanya dengan pedang dan neraca di tanggannya. Maksud dari lambang ini adalah bahwa keadilan itu buta dan tidak pandang bulu. Siapa yang salah akan mendapatkan ganjarannya. Namun tidak demikian dengan keadilan yang ada sekarang ini. Keadilan yang tidak pandang bulu itu sudah tidak lagi diterapkan di lembaga peradilan. Beberapa tangan- tangan nakal berusaha menggelitik lembaga peradilan agar mendapatkan keringanan atas hukuman yang seharusnya ia terima.
Seharusnya kita dapat memperoleh keadilan dan perlindungan hukum pada lembaga keadilan. Namun pada kenyataannya, lembaga keadilan pun sudah tidak dapat menegakkan keadilan itu. Sudah mulai banyak orang yang berani bermain main dengan keadilan dan mengotori makna keadilan itu sendiri. Jika lebaga peradilan saja sudah tidak lagi adil dalam memutuskan suatu permasalahan, lalu bagai mana rakya bisa percaya pada lembaga peradilan? Pantas saja sekarang ini banyak kasus main hakim sendiri karena masyarakat merasa tidak puas terhadap pemerintahan. Ketidak pusan terhadap keadilan hukum membuat beberapa masyarakat mulai tidak percaya terhadap pemerintahan. Ketidak percayaan masyarakat pada pemerintahan tentunya akan menimbulkan suatu permasalahan baru. Akan semakin banyak orang yang tidak taat pada hukum karena mereka sudah tidak takut lagi terhadap hukum yang berlaku.
Meskipun hanya segelintir orang saja yang berani bermain main dengan keadilan hukum dinegara kita, tetapi hal tersebut perlu ditindak lanjuti. Hal ini tentu sangat mencoreng nama baik hukum peradilan di Negara kita. Sebaiknya oknum-oknum yang berani bermain-manin dengan hukumdiberikan sangsi yang sangat berat yang dapat membuat jera para pelakunya. .